Sabtu, 28 Mei 2011

Tentang Kamu

hari ke-3 setelah saya baca e-mail dari kamu. Pada akhirny hubungan kita harus berakhir karena orang tua. Ibu dari pihak kamu,dan ayah dari pihak saya. Sebetulnya saya tidak terlalu mempeduli tanggapan ayah saya waktu dia mengirim pesan singkat d fb yang dulu kamu baca,saya ga mau hubungan kita terganggu cuma gara2 pesan itu. Saya tidak peduli karna saya sendiri tidak respect dengan pendapatnya karna ayah saya sempat membuat saya kecewa beberapa waktu lalu. Tapi berbeda ketika ketidak setujuan itu datang dari ibu mu. Karna ibu mu jika kita kelak menikah akan menjadi ibu saya juga sepenuhnya. Saya tidak sanggup.
Sampai sekarang saya masih memandang foto2 kenangan kita berdua. Seperti mimpi. Masih jelas dibayangan dengan percaya diri kita merencanakan masa depan pernikahan kita kelak, kita membayangkan rumah,nama anak dan semua hal yang akan kita lakukan kelak. Masih pedih hati ini menyadari semua bayang2 itu hilang karena tidak ada restu orang tua. Setiap melihat gambar2 kita berdua slalu sakit, mungkin sebagai perempuan suatu kewajaran saya menangis karena hal ini. Andai saya bukan perempuan,andai saya laki2 mungkin kita ga akan mengalami dan merasakan hal ini. Andai saya laki2,kita masih bisa dekat,bercanda,tertawa. Kenapa saya harus jadi perempuan Tuhan?
Kamu yang pernah menjadi hal terbaik dalam hidup saya. Saya akan selalu sayang sama kamu..
Seandainya,masih seandainya saya laki2..
Biarkan saya masih terus sayang..28mei2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar